NHW 3 [ Membangun Peradaban dari Dalam Rumah ]



Pekan ini, matrikulasi IIP bertemakan Membangun Peradaban dari Dalam Rumah .  Materi yang sangat menarik, saya sampai membacanya berulang kali.

Rumah adalah pondasi sebuah bangunan peradaban. Tugas utama kita sebagai pembangun peradaban adalah mendidik anak sesuai kehendakNya

Tugas NHW kali ini pada poin pertama, peserta diminta nembuat surat cinta yang ditujukan kepada suami. Ini yang membuat saya lama mengerjakan NHW, lama memikirkan apa yang harus ditulis secara belum pernah bikin.





Setelah saya menulis panjang lebar, jawaban suami cukup singkat I love you full. Sangat singkat. Hehehe.. Suami adalah sosok yang sangat dekat dengan anak anaknya, selalu mengutamakan keluarga, mau membantu pekerjaan rumah, suami tidak terlalu gemar membaca tapi semenjak punya anak, beliau membacakan buku setiap hari untuk duo batita kami..Hal yg membuat saya tambah jatuh cinta adalah ketika 7 hari pasca melahirkan saya sakit dan selama perawatan mengalami ileus obstruktif yang mengharuskan tindakan operasi, bagaimana beliau harus menguatkan diri ketika masuk ruang operasi padahal beliau tidak suka melihat darah, dan bagaimana beliau merawat saya dirumah mengganti perban sebelum berangkat kerja dan setelah pulang  kerja tanpa mengeluh sedikitpun selama satu bulan.. Dan bagaimana beliau mendampingi saya untuk melakukan relaktasi terhadap bayi kami, menyemangati saya  saat semangat mulai kendor dalam proses relaktasi. Alhamdulilah bayi kami berhasil menyusui lagi setelah hampir 6 minggu berhenti menyusui. Semoga keluarga kami menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah..


Poin kedua dari tugas kali ini adalah menuliskan potensi yang dimiliki oleh anak anak kita..
Kakak 39 bulan , seorang anak yang ekpresif, mempunyai kemauan yang keras, senang berpetualang, sangat menyayangi adiknya, hobi memanjat dan bernyanyi, keingintahuannya sangat besar, sering bertanya ini apa bunda, kenapa bisa begitu, kenapa dan kenapa, membuat saya harus banyak belajar,
Adik 24 bulan, memiliki pembawaan yang tenang, lembut hatinya, suka sekali bertanya seperti kakaknya, mempunyai daya ingat yang tinggi, senang bereksperimen , sangat sayang sama kakaknya, ketika adik menangis tangisanya dengan sendirinya reda bila kakaknya menciumnya
Persamaan duo k, mereka sama sama tertarik dengan buku walaupun punya buku favoritnya masing masing.





Poin ketiga dari NHW ini adalah melihat potensi yang ada pada diri sendiri.

  • Saya suka membaca dan belajar terutama hal hal yang saya butuhkan saat ini yakni tentang parenting
  • Saya suka memanage.. Ya saya senang membuat perencanaan keuangan selama satu bulan , menuliskannya di dalam buku, saya juga membuat perencanaan kegiatan untuk menstimulus tumbuh kembang duo k selama seminggu.

Poin keempat dari tugas NHW adalah melihat kondisi lingkungan. Saya tinggal di lingkungan  yang nyaman dan kondusif. Sistem keamanan yang 24 jam, masjid dan musholla yang aktif mengadakan kajian, senam yang diadakan sebulan sekali, posyandu yang aktif. Saya sebagai keluarga muda dilingkungan ini sangat nyaman tinggal disana. Tantangan yang saya hadapi disini adalah karena kesibukan masing masing kami berkumpul hanya dua bulan sekali itupun saat arisan, dan tidak semua ikut arisan jadi saya sebagai pendatang baru hanya kenal yang ikut, arisan saja

Dari semua potensi yang ada di keluarga kami mempunyai misi mendidik anak anak kami menjadi anak yang sholeh, cinta agamaNya,  penghafal Alquran, berkarakter, dan mandiri.

Alhamdulilah tugas NHW 3 telah selesai semoga saya dapat mendidik anak anak sesuai dengan kehendakNya . 


Yossi..tugas NHW3

Comments

Popular posts from this blog

Resume seminar "NeuroParenting dr Amir Zuhdi"

Resensi buku " Metode Pengajaran Montessori Tingkat Dasar Aktivitas Belajar Untuk Anak Balita "

DIY bead stair montessori